Sabtu , 25 November 2017
Home / Biologi Kelas XII / Evolusi Perbandingan Embriologi, Biokimia, Fisiologi dan Petunjuk Alat Tubuh yang Tersisa

Evolusi Perbandingan Embriologi, Biokimia, Fisiologi dan Petunjuk Alat Tubuh yang Tersisa

Evolusi Perbandingan Embriologi, Perbandingan Biokimia, Perbandingan Fisiologi dan Petunjuk Alat Tubuh yang Tersisa – Perkembangan embrio semua vertebrata memperlihatkan kemiripan yang lebih banyak daripada hewan dewasa. 

Hal ini terlihat jelas pada pembelahan, morfogenesis, dan tahap diferensiasi awal. Persamaan ini sering digunakan sebagai bukti hubungan evolusi antara vertebrata. Hewan mempunyai embrio yang menyerupai embrio leluhurnya. Jadi, tahap embrio hewan yang berbeda-beda dapat lebih mirip satu sama lainnya daripada hewan dewasa. 


Perbandingan Biokimia

Semua spesies mewarisi sifat-sifat dari nenek moyangnya. Jenis dan jumlah sifat yang sama merupakan petunjuk jauh dekatnya hubungan kekerabatan. Hal ini juga terjadi pada pewarisan sifat biokimia. Kamu telah mengetahui bahwa DNA setiap spesies mengandung instruksi untuk sintesis RNA, dan protein yang penting untuk menghasilkan individu baru. Perbandingan DNA, RNA dan protein merupakan cara untuk mengevaluasi hubungan evolusi di antara spesies.

Perbandingan asam nukleat. Perubahan yang unik pada urutan nukleotida dapat terakumulasi pada tiap-tiap garis keturunan. Jauh dekatnya hubungan kekerabatan antarspesies dapat diketahui dengan melihat komplementasi (perpasangan basa) antara rantai DNA atau RNA pada spesies yang disebut hibridisasi asam nukleat.

Evolusi Perbandingan Embriologi

Perbandingan Fisiologi

Makhluk hidup mulai dari terendah hingga yang paling tinggi tersusun atas sel. Walaupun jumlah sel dan morfologi setelah dewasa berbeda-beda, namun fisiologi di dalam selnya memiliki kemiripan, seperti:

a) Metabolisme
b) Respirasi
c) sintesis protein
d) sintesis ATP dan penggunaannya dalam aktivitas hidup

Petunjuk Alat Tubuh yang Tersisa

Pada berbagai jenis hewan termasuk manusia ditemukan sisa berbagai alat tubuh. Alat ini pada hakikatnya sudah tidak berguna lagi, namun masih djumpai dalam tubuh. Para pakar menyimpulkan bahwa adanya alat-alat tubuh yang tersisa merupakan petunjuk adanya evolusi. Beberapa sisa alat tubuh yang ditemukan pada manusia, antara lain:

a) umbai cacing atau appendiks
b) selaput mata pada sudut mata sebelah dalam
c) otot penggerak telinga
d) tulang ekor
e) gigi taring yang runcing
f) rambut pada dada
g) buah dada pada laki-laki

Pada hewan, sisa-sisa organ tubuh yang masih ditemukan antara lain sisa kaki belakang ular piton yang mirip benjolan kuku. Dalam organ ini terdapat tulang yang berhubungan dengan gelang panggul. 

Pada burung kiwi terdapat sisa bangunan sayap. Pada paus yang merupakan mamalia semestinya memiliki rambut pada kulitnya. Tetapi kenyataannya semua paus tidak memiliki rambut tersebut. Sebagai gantinya paus memiliki lapisan kulit yang tebal untuk menjaga stabilitas suhu tubuh, berdasarkan penelitian, embrio paus mempunyai lapisan kulit yang mengandung rambut.

Demikianlah materi Evolusi Perbandingan Embriologi, Biokimia, Fisiologi dan Petunjuk Alat Tubuh yang Tersisa semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *