Selasa , 21 November 2017
Home / Antropologi Kelas XI / Hubungan dan Pengaruh Antar Kebudayaan (Lokal, Nasional dan Asing)

Hubungan dan Pengaruh Antar Kebudayaan (Lokal, Nasional dan Asing)

Hubungan dan Pengaruh Antar Kebudayaan – Pada dasarnya setiap kebudayaan tersebut mempunyai hubungan satu sama lain. Dan bagaimana pola hubungannya itulah yang akan kita kaji di sini. Umumnya suatu kebudayaan tidak dapat tumbuh atau berkembang tanpa dukungan dari kebudayaan lain. Atau keberadaan kebudayaan yang satu mampu mengancam keberlangsungan kebudayaan lainnya. 

Berbagai hubungan dan pengaruh antar kebudayaan antara lain:

1. Kebudayaan lokal dapat mempengaruhi kebudayaan nasional
2. Kebudayaan lokal dapat mempengaruhi kebudayaan asing.
3. Kebudayaan nasional dapat mempengaruhi kebudayaan lokal.
4. Kebudayaan nasional dapat mempengaruhi kebudayaan asing.
5. Kebudayaan asing dapat mempengaruhi kebudayaan lokal.
6. Kebudayaan asing dapat mempengaruhi kebudayaan nasional.

1. Pengaruh Kebudayaan Lokal

Sebagaimana budaya yang dihasilkan dari budi daya masyarakat suatu daerah, budaya lokal berpengaruh terhadap keberlangsungan budaya nasional. Hal ini dikarenakan adanya budaya nasional sebagai hasil pembauran dari budaya-budaya daerah yang diakui secara nasional. Contoh kebudayaan lokal yang mempengaruhi kebudayaan nasional adalah batik.

Pengaruh Antar Kebudayaan

Batik adalah hasil budaya yang telah menjadi kebanggaan nasional dan menjadi identitas bangsa. Pada corak batik tersebut, kini telah banyak dipengaruhi dengan corak dan warna dari beberapa daerah. Kekayaan corak dari beberapa budaya lokal bercampur menjadi suatu corak batik yang kini banyak dibuat di Indonesia.


Selain memengaruhi kebudayaan nasional, kebudayaan lokal mampu pula memengaruhi kebudayaan asing. Kebudayaan lokal yang memengaruhi kebudayaan asing adalah pengaruh budaya masyarakat daerah kepada budaya asing yang dibawa orang asing. Budaya Jawa sangat berpengaruh bagi orang-orang Cina yang tinggal di derah Pekalongan. Kebudayaan Cina yang mereka miliki akhirnya bercampur dengan kebudayaan Jawa. Di dalam menggunakan bahasa pun, bercampur antara bahasa Cina dan bahasa Jawa

2. Pengaruh Kebudayaan Nasional

Keberadaan kebudayaan nasional berpengaruh pula terhadap kebudayaan lokal. Contoh kebudayaan nasional yang memengaruhi kebudayaan lokal adalah candi. Candi Borobudur contohnya, memengaruhi budaya lokal pada pembuatan keramik di daerah Kasongan. 

Keramik yang terbuat dari tanah liat di daerah Kasongan tersebut banyak meniru bentuk-bentuk yang terdapat pada Candi Borobudur. Salah satunya adalah bentuk stupa yang kemudian di dalamnya diberi lampu. Kebudayaan nasional berpengaruh pula terhadap kebudayaan asing yang ada. 
Contoh kebudayaan nasional yang memengaruhi kebudayaan asing adalah tempe. 

Tempe adalah makanan sebagai hasil budi daya bangsa Indonesia yang telah ada sejak lama dan dibanggakan sebagai makanan milik bangsa Indonesia. Namun, tempe telah diklaim dan didaftarkan hak ciptanya oleh Jepang sebagai makanan yang diciptakan oleh bangsa Jepang. Hal ini menunjukkan bangsa hasil budi daya bahwa Indonesia sebagai kebudayaan nasional memberi pengaruh yang sangat besar bagi bangsa asing.

3. Pengaruh Kebudayaan Asing

Umumnya kebudayaan asing berasal dari pengaruh budaya luar, yang masuk melalui proses globalisasi. Derasnya arus globalisasi membawa paham-paham baru yang akhirnya membentuk budaya asing. Tidak selamanya budaya asing membawa dampak yang negatif. Dalam hal ini pengaruh luas membentuk kebudayaan asing yang menambah kesempurnaan kebudayaan nasional. 

Contoh kebudayaan asing yang memengaruhi kebudayaan nasional adalah wayang. Wayang di Indonesia sangat besar pengaruhnya dari India. Wayang di Indonesia terdiri dari pelbagai jenis, ada wayang geber, wayang kulit, wayang wong, dan bentuk wayang lain. Keseluruhannya telah menjadi kebudayaan nasional karena telah menjadi identitas khas bangsa Indonesia, kebanggaan bangsa Indonesia, dan telah ada sejak beberapa abad yang lalu. 

Pengaruh asing, dalam hal ini berasal dari India merasuk kuat pada wayang Indonesia. Hal yang menarik akhir-akhir ini adalah wayang golek yang telah dilengkapi senapan. Senapan adalah kebudayaan asing. Dengan begitu, kebudayaan asing memengaruhi kebudayaan nasional.

Hubungan-hubungan tersebut terjadi karena masing-masing kelompok individu yang tergabung di dalam suatu masyarakat kebudayaan saling berinteraksi. Kalaupun tidak terjadi interaksi, dapat terjadi akibat dari subjek pengamatan yang diperhatikan dengan intens, contohnya tayangan televisi, Video Compact Disc (VCD), buku, atau majalah.

Demikianlah Materi Hubungan dan Pengaruh Antar Kebudayaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *