Sabtu , 25 November 2017
Home / Geografi Kelas X / Lapisan Utama Atmosfer (Troposfer, Stratosfer, Stratosfer, Termosfer dan Eksosfer)

Lapisan Utama Atmosfer (Troposfer, Stratosfer, Stratosfer, Termosfer dan Eksosfer)

#Geografi_Kelas_X Lima Lapisan Utama Atmosfer – Setelah sebelumnya kita membahas atmosfer beserta manfaatnya, pada kesempatan ini akan diuraikan lima lapisan utama atmosfer. Lima lapisan utama atmosfer itu adalah ;
Troposfer adalah lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan tanah. Dengan kata lain, lapisan ini merupakan lapisan yang paling bawah dari atmosfer. Ketebalan lapisan ini mencapai 10 km di atas permukaan bumi dan merupakan lapisan atmosfer yang paling rapat. Sirkulasi udara terjadi di lapisan ini dan semua sistem cuaca planet bumi dihasilkan dari lapisan ini.

Suhu di dalam troposfer bervariasi antara 170 C hingga -520C. Suhu troposfer tertinggi berada di dekat tanah di mana udara dipanaskan oleh permukaan bumi. Naik lebih tinggi dari lapisan ini, udara menjadi lebih tipis dan kurang mampu mempertahankan panas.

Hasilnya, suhu menurun rata-rata sekitar 5,50C setiap kenaikan 1.000 meter. Lapisan ini merupakan lapisan yang bersentuhan langsung dengan makhluk hidup dan merupakan tempat berlangsungnya proses pembentukan gejala-gejala cuaca, seperti angin, hujan, dan petir. Lapisan ini didominasi oleh gas yang sangat berguna bagi keberlangsungan hidup makhluk hidup, yaitu nitrogen dan oksigen.

Stratosfer berada di atas troposfer dan merupakan lapisan yang kering dan kurang rapat dibandingkan dengan troposfer. Lapisan ini berada sekitar 10-50 km di atas permukaan bumi. Stratosfer bersama troposfer mengandung 99 persen udara atmosfer. Ozon terdapat di dalam stratosfer sehingga sering dinamakan sebagai ozone layer. Ozon mempunyai fungsi yang sangat penting, yaitu menyerap dan membaurkan radiasi ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari. 
Radiasi ini sangat berbahaya bagi kehidupan karena menyebabkan kanker kulit dan menghancurkan plankton yang menjadi dasar rantai makanan kehidupan laut. Area di atas antartika dengan lapisan ozon yang makin menipis ditemukan di akhir tahun 1970 oleh British Antartic Survey. Dipercaya penyebab utamanya adalah pelepasan CFC ke dalam atmosfer. Gas ini digunakan sebagai pendingin, bahan pelarut industri elektronik, dan di dalam kaleng aerosol.
Ketika memasuki atmosfer, CFC akan bereaksi dengan radiasi ultraviolet yang menyebabkan klorin di dalam CFC merusak molekul ozon, yang akhirnya mengubah jadi oksigen. Satu molekul klorin dapat menghancurkan lebih dari 100.000 molekul ozon.
Posisi mesosfer berada di atas stratosfer. Lapisan ini merupakan lapisan atmosfer yang berada pada ketinggian sekitar 50-80 km di atas permukaan bumi. Mesosfer merupakan sebuah lapisan atmosfer yang dapat memantulkan gelombang radio. Dalam istilah gelombang televisi atau radio, terdapat istilah UHF dan VHF. Kedua gelombang tersebut dirambatkan dalam lapisan mesosfer.
Thermo artinya panas dan sfer artinya lapisan sehingga lapisan ini disebut pula lapisan panas. Posisi termosfer terletak di atas mesosfer. Lapisan ini merupakan lapisan atmosfer dengan ketinggian 80-500 km di atas permukaan bumi. Pada lapisan ini terjadi kenaikan suhu udara yang sangat tajam yang terjadi karena adanya sinar X dari sinar ultraviolet matahari. Lapisan ini dinama juga ionosfer disebabkan pada lapisan ini terjadi proses ionisasi.
Posisi eksosfer terletak di atas termosfer dengan ketinggian 500 km di atas permukaan bumi. Hidrogen merupakan gas utam pembentuk lapisan ini yang membentang ke luar angkasa dan menyatu dengan radiasi matahari.

Selanjutnya baca juga materi Cuaca, Iklim dan Unsurnya, selamat belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *