Selasa , 21 November 2017
Home / Antropologi Kelas XI / Pengertian Diversitas Kebudayaan

Pengertian Diversitas Kebudayaan

Pengertian Diversitas Kebudayaan – Semakin banyak daerah dalam suatu negara, dapat dipastikan negara tersebut memiliki hasil budaya yang berbeda-beda. Keanekaragaman memunculkan diversitas kebudayaan. 

Terlebih Indonesia sebagai sebuah negara kepualauan di mana penduduknya terpisah oleh lautan luas. Indonesia memiliki 13.000 gugus pulau. Dapat dibayangkan betapa kayanya khazanah budaya Indonesia. 

Namun, jika diversitas kebudayaan ditanggapi dengan sikap memandang perbedaan, maka diversitas berpotensi besar menimbulkan dampak negatif. Nah, tugas kitalah untuk mencari pemecahan terbaik sehingga sesuatu yang buruk tidak terjadi. 

Dalam suatu negara tentunya memiliki kebudayaan lebih dari satu. Keanekaragaman budaya ini dalam antropologi dinamakan diversitas. Dengan kata lain diversitas kebudayaan adalah kebudayaan yang ada sangat beragam. Hal ini terjadi di Indonesia. Indonesia memiliki banyak pulau yang di daerahnya terdapat beragam suku bangsa, bahasa, dan agama. Menurut Van Vollenhoven Indonesia terbagi menjadi 19 daerah berikut ini.

http://www.sibarasok.net/2013/10/pengertian-diversitas-kebudayaan.html

1 Aceh 

2 Gayo-Alas dan Batak 
2a Nias dan Batu
3 Minangkabau 
3a Mentawai 
4 Sumatra Selatan 
4a Enggano
5 Melayu 
6 Bangka dan Belitung
7 Kalimantan
8 Sangir-Talaud
9 Gorontalo
10 Toraja
11 Sulawesi Selatan
12 Ternate
13 Ambon Maluku
13a Kepulauan Baratdaya
14 Irian
15 Timor
16 Bali dan Lombok
17 Jawa Tengah dan Jawa Timur
18 Surakarta dan Yogyakarta
19 Jawa Barat

Suku bangsa di Indonesia terdiri dari pelbagai suku bangsa, di antaranya adalah Jawa, Sunda, Madura, Aceh, Batak, Minangkabau, Bali, dan Bugis. Suku yang terbesar di Indonesia adalah Jawa. Persentase suku Jawa sekitar 45% dari seluruh populasi. Suku Jawa berasal dari bagian tengah dan timur Pulau Jawa. Suku terbesar kedua adalah suku Sunda. Persentase suku Sunda sekitar 14% dari seluruh populasi. Sebagian besar mendiami Pulau Jawa bagian barat. 

Sementara itu, suku terbesar ketiga adalah suku Madura. Persentase suku Madura sekitar 7,5% dari seluruh populasi. Suku Madura umumnya mendiami Pulau Madura yang terletak di bagian timur Pulau Jawa dan Kepulauan Kangean. Adapun suku bangsa terbesar keempat adalah suku Minangkabau. Persentase suku Minangkabau sekitar 3% dari seluruh populasi. Suku Minangkabau umumnya tinggal di Provinsi Sumatra Barat. Minangkabau menganut sistem matrilineal.

Di samping suku bangsa-suku bangsa tersebut, ada pula etnis Tionghoa yang besarnya sekitar 3% saja. Meskipun populasinya hanya sedikit, namun etnis Tionghoa adalah kekuatan utama ekonomi di Indonesia. Etnis ini berasal dari selatan Cina, yakni berasal dari ras Hakka, Hokkien, atau Kanton.

Etnis Tionghoa di Indonesia biasanya terbagi menjadi dua kelompok; yaitu:

a. Cina Peranakan adalah etnis Cina yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utamanya dan mengadopsi adat istiadat Indonesia;

b. Cina Totok adalah etnis Cina yang menggunakan bahasa Cina murni dan memegang kebudayaan Cina. Mereka umumnya adalah pendatang generasi pertama atau kedua.

Demikianlah Materi Pengertian Diversitas Kebudayaan, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *